Tersesal


Tersesal

Tak terasa umur ini semakin renta..

Lama sudah ku berada di persimpangan ini..

Jalan mana yang hendak ku pilih?

Aku bingung..

Harta ku,bantu aku!

Mengapa kau diam tak menjawab?

Bukankah kau selalu membantu ku saat di dunia?

Sahabat ku,sahabat ku..

Bantu aku,nengapa kau diam tak menyahut panggilan ku?

Bukankah dulu kita pernah berjanji tuk sehidup semati?

Ayah ibu,bantu aku..

Bawa aku bersama kalian..

Bukankah aku anak mu?

Mengapa?

Mengapa kalian hanya diam?

Mengapa kalian semua meninggalkan ku?

——

Pernahkah engkau mengingat-Nya?

Pernahkah engkau mengerjakan perintah-Nya?

Pernahkah engkau rindu akan diri-Nya?

Pernahkah engkau meneteskan air mata mengemis ampun dari-Nya?

Pernahkah engkau mencintainya?

Pernahkah engkau menyebut nama-Nya?

Tidak..

Aku tidak pernah..

Astagfirullah..

Ya allah..

Ampunilah aku..

Beri aku kesempatan tuk berada dalam jalan lurus-Mu..

Beri aku kesempatan tuk Mencintai-Mu..

Ku mohon..

Aku mohon ya rabb..

Kau tahu?

Tuhan mu maha pengampun?

Namun mengapa kau tak pernah minta ampun?

Setiap hari kau selalu disibukkan dengan perhiasan dunia..

Kau terlena akannya,hingga kau melupakan-Nya..

Hidupmu sia-sia nak..

Kau tak pernah mau mengenal penciptamu,Allah..

Kau sungguh rugi..

Hidupmu budak hartamu..

Hidupmu budak syaitan..

Hidupmu budak penggerak roda kehancuran…

Andai saja kau teringat akan diri-Nya..

Semua ini takkan terjadi..

Sekarang sudah terlambat..

Inilah kehidupan yg sebenarnya nak..

Yg kemarin hanya saja..

4 thoughts on “Tersesal”

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s