Hari Nelayan Tak Hidup di Bumi Kepulauan


Nelayan merupakan salah satu pekerjaan yang paling banyak digeluti oleh masyarakat Indonesia.Namun sayang,hari Nelayan Nasional sangat jarang dirayakan,bahkan hampir tidak pernah.Penyebab ini semua belum diketahui,karnanya juga belum diketahui.Mungkin salah satu penyebab Hari Nelayan Nasional jarang dirayakan ialah minimnya tingkat pengetahuan masyarakat tentang hari Nelayan Nasional.
“Mungkin karna sedikit yang mengetahui tentang hari nelayan nasional”,ujar Arief,seorang mahasiswa,ketika saya melakukan “percobaan” kecil-kecilan di kampus.
Arief juga menambahkan,jika benar karna hanya segelintir masyarakat yang mengetahui tentang hari besar ini,amatlah penting khususnya bagi pemerintah,aktivis-aktivis,atau nelayan itu sendiri untuk merayakan hari besar tsb,disamping untuk merayakan hari besar itu sendiri,pengetahuan masyarakat tentang hari besar itu pun bertambah.

Amat disayangkan jika hari besar ini sedikit yang mengetahui,apalagi jarang dirayakan.”Wah,lebih baik tidak dijadikan hari besar jika perayaannya seperti Hidup Segan Mati Tak Mau”,ujar ajir,yang juga mahasiswa.Mungkin ada benarnya,jika memang tidak dirayakan untuk apa di “harikan”?,namun pengharian nelayan menjadi penting mengingat besarnya perjuangan seorang nelayan jika dibandingkan dengan pekerjaan-pekerjaan lain saat ini.”Bayangkan,mereka berhari-hari bahkan berminggu-minggu di laut lepas,menerjang ombak yang besar dan masalah-masalah lain sejak berlayar di laut lepas,demi menafkahi keluarga dan melengkapi gizi masyarakat”,ujar wandi.seorang mahasiswa.Pekerjaan ini membutuhkan tingkat keuletan,kesabaran,kegigihan,dan keiklasan yang tinggi.Jika tidak,hasil yang didapat tidak memuaskan dan perjalan yang memakan waktu lama menjadi sia-sia.

•••

Kurang lebih 60 jam(06/04/2011) dari sekarang,hari Nelayan Nasional kembali hadir.Entah banyak atau sedikit masyarakat yang menunggu hari besar nelayan ini,hari Nelayan Nasional tetap akan hadir,siapa yang merayakan dan seperti apa tata cara perayaannya tentu sudah ada rencana dari yang bersangkutan.

Setelah saya melakukan pencarian di Google.com.Pada tanggal 6 April 2010 lalu, sekitar 200 nelayan dan aktifis Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) merayakan hari Nelayan Nasional di Bunderan Hotel Indonesia,Jakarta Pusat.Mereka menggelar aksi teatrikal bertema ‘Nelayan Sejahtra,Indonesia Merdeka’.Selain itu mereka juga menyebar testimoni dari nelayan dan membagikan informasi tentang nelayan Indonesia.Berita ini saya temukan DI SINI.
.Nah,pertanyaannya,apakah tanggal 6 April 2011 ini,perayaan Hari Nelayan Nasional akan di rayakan?Hanya waktu yang bisa menjawab.

9 thoughts on “Hari Nelayan Tak Hidup di Bumi Kepulauan”

    1. klu bcara tntg kbhgiaan,itu smua sdah ada yang atur toh mas?
      yg d sygkan,krna kita negara kepulauan,dan sebagian besar mata pencahariannya ya nelayan..
      belum lg jika di kaitkan dengan jerih payah dan suply gizi yagn di butuhkan masyarakat..

      terima kasih sudah share mas..

      Suka

      1. Hari Nelayan Nasional 6 April ditetapkan pada saat era pemerintahan Presiden Soekarno dan peringatan
        yang terbesar pada tanggal 6 April 1965 di Tegal. Pada waktu itu nelayan mempunyai Brigade Nelayan (Brignel). Setelah peristiwa G 30 S 30 September 1965 tidak ada lagi gaung peringatan hari nelayan tersebut dan baru didengungkan kembali oleh kelompok KIARA. Apakah Saudara ada file, mengapa ditetapkan tanggal 6 April. Terima kasih

        Suka

  1. Kongres Perhimpunan Nelayan Indonesia tahun 1960 di Solo, ditetapkannya 6 April sebagai Hari Nelayan secara Nasional. Namun ada lagi Konsensus HNSI 2015 Hari Nelayan tgl 23 Mei sesuai hari lahirnya HNSI 23 Mei 1973. Mana yg mau dipake nih?

    Suka

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s