Buat Apa Susah,Susah Itu Tak Ada Gunanya


Sulit merupakan wujud dari tingkat kesulitan yang tinggi.Di era modern seperti saat ini,banyak orang yang mengatakan “serba susah”.”Wah,kalau sekarang yang mudah itu hanya buang air”,ujar rian,seorang mahasiswa.Menurutnya segala sesuatu itu sulit,lantas mengapa sulit?,bukankah tidak ada yang lebih sulit dari pada hidup?

Rian menambahkan,sebenarnya yang membuat sulit itu bukan hal yang sedang dihadapinya,melainkan tata cara manusia itu sendiri,bagaimana ia menyikapi,melakoni,peka terhadap masalah,dan menyelesaikan persoalan tersebut.Jika manusia itu tidak mampu untuk memenuhi itu semua,makan pun seperti makan “duri”.
“Santai saja,tetapi harus serius dan ikhlas”,sambungnya.

Jika ditelaah lebih lanjut,sebenarnya setiap masalah yang sedang dihadapi tidak ada unsur pemaksaan untuk menyelesaikannya,setuju?Sebagai contoh,Si A sedang dihadapi masalah ekonomi,Ia menabrak seseorang dan harus bertanggung jawab atas perbuatannya.Karna Si A sedang bermasalah dengan keuangan,apa yang akan dilakukan Si A?,Nah,disini ada 3 kemungkinan.Pertama,ia bertanggung jawab atas perbuatannya tanpa memikirkan masalah pribadi yang ia miliki.Kedua,ia meminta maaf kepada keluarga korban dan berterus terang bahwa factor ekonomi yang membuatnya berat untuk mengobati luka-luka korban.Ketiga,ia kabur tanpa jejak.Dalam hal ini,kaidah kesusilaan berlaku.Kaidah kesusilaan sangat berhubungan dengan manusia sebagai individu,karna kaidah ini menyangkut kehidupan pribadi manusia.Kaidah susila merupakan peraturan hidup yang benar dari hati nurani manusia.Kaidah ini menentukan perbuatan mana yang baik dan perbuatan mana yang buruk.Jadi kaidah susila melarang manusia berbuat jahat,karna hal itu dirasakan bertentangan dengan kesusilaan dalam hati nurani setiap manusia hidup yang normal.

Jika Si A menyikapi masalah itu dengan baik,tentu ia akan berfikir dan berbuat sesuatu yang menomor satukan tanggung jawab,di tambah dengan lakonan sebagai Si “petanggung Jawab”,suasana riuh,kepanikan kumpulan masa yang berada di tempat kejadian akan reda,karna sebut saja ia meminta maaf tentang apa yang terjadi,menenangkan masa dengan langsung membawanya ke RS,dan lain sebagainnya.Karna ia peka terhadap masalah yang dialaminya,ia tidak akan mengitari masalah tersebut,ia akan menyelesaikannya dengan besar hati dan memikirkan nasib korban terlebih dahulu ketimbang dirinya sendiri.Serta yang terakhir menyelesaikan masalah tersebut dengan sempurna,tidak meninggalkan bibit masalah lain.Dalam arti,menuntaskan masalah itu sampai ke akar-akarnya,tidak bertele-tele.

Faktanya,tidak ada masalah yang tidak sanggup di hadapai oleh manusia.Sang Pencipta Alam Semesta Berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 286 :

لاَ يُكَلِّفُ اللّهُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلاَنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Artinya :
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebaikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo’a): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”. (QS, 2:286)

Maka berbuatlah.

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s