Sistem Peralihan Surat Berharga


Surat Berharga
(Ilustrasi Surat Berharga)

Peralihan surat berharga didasari atas beberapa faktor, seperti, jual-beli, warisan, hibah, dan lain sebagainya. Surat berharga diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Dagang (KUHD) Buku I Bab VI dan Bab VII (Ps: 100 – 229).
Dalam hal peralihan, 3 kalusula Surat berharga memiliki langkah yang berbeda-beda:

•    Klausula Atas Tunjuk (Aan toonder)
Klausula atas tunjuk atau yang artinya pemegang surat berharga yang akan memperoleh tagihan, tidak cukup hanya dengan membawa surat itu. Namun harus menunjukkan atau memperlihatkan kepada debitur.

Atas klausula ini, peralihan cukup hanya dengan menyerahkan surat berharga tersebut kepada pihak yang menerima peralihan. Artinya, tidak ada perbuatan hukum yang lain yang harus dilakukan.
•    Klausula Pengganti (Aan Order)
Klausula pengganti atau yang juga dikenal dengan Surat Tertunjuk memiliki langkah peralihan yang sedikit berbeda. Jika pada Klausula Aan Toonder penjual cukup menyerahkan surat berharga tersebut. Maka pada klausula in, penjual harus melakukan perbuatan hukum berupa Endosmen.

•    Klausula Atas Nama (Aan Opname)
Klausula ini mewajibkan dua perbuatan hukum dalam hal peralihan surat berharga. Berbeda dengan Klausula Pengganti dan Klausula Atas Tunjuk, klausula ini sedikit rumit langkah peralihannya. Yaitu, penjual harus membuat akta jual-beli atau yang dikenal dengan istilah Cessie.

Setelah Cessie dibuat, penjual harus melapor atau menerahkan akta jual-beli itu kepada penerbit surat berharga. Tujuannya agar penerbit mengetahui bahwa surat berharga yang ia terbitkan sudah beralih.

Endosmen pada langkah peralihan Klausula Pengganti merupakan perbuatan hukum yang dilakukan oleh penjual dengan cara membuat pernyataan pada bagian surat berharga. Selain itu, penjual harus menandatangani pernyataan itu.
Jika langkah-langkah itu tidak dipenuhi oleh penjual terhadap pembeli, maka peralihan surat berharga batal demi hukum. Dalam hal ini, pembeli atau penerima peralihan akan dirugikan. Oleh sebab itu pahamilah langkah-langkah peralihan surat berharga agar tidak terjadi perselisihan dikemudian hari.

One thought on “Sistem Peralihan Surat Berharga”

  1. ASSALAMU ALAIKUM
    mhn ijn ntp AMANAH
    ALHAMDULILLAH HIROBBIL ALAMIN
    atas RAHMAT SERTA HIDAYAH RIDHO DARI ALLAH SWT.serta berbekal ILMU KEWALIAN KAROMAH,KESAKTIAN SEJATI,serta izin dari para guru/leluhur dengan melakukan tapa brata,beliau hadir untuk
    membantu anda yg sa’at ini punya MASALAH HUTANG BESAR, BUTUH MODAL BESAR, INGIN MERUBAH NASIB,
    BANGKRUT USAHA,DI CACI MAKI,DI HINA,MENYENGSARAKAN/MENZHOLIMI ANDA ,JANGAN PUTUS ASA,KINI SAATNYA ANDA BANGKIT DARI KETERPURUKAN, RENTANGKAN SAYAPMU,RAIH DUNIAMU,GAPAI IMPIANMU,KEJAR CITA2MU,AGAR ORANG LAIN TIDAK LAGI MENGHINAMU,
    BELIAU SIAP MEMBANTU ANDA DENGAN…
    -JUAL MUSUH
    -NIKAH JIN
    -DANA GOIB
    -UANG BALIK
    -UANG MATENG
    -MEGGNDKAN UANG
    -GENDAM PENAKLUK
    -PENGASIHAN
    -PELET HITAM
    -PELET PUTIH
    -SANTET MATI
    -ANGKA/SIO JITU
    proses cepat
    di jamin 100% berhasil & sukses
    hubungi beliau :
    KH SA’ID ABDULLAH WAHID
    (AHLI ILMU GO’IB)

    HP: 082334608008

    D/A : BATU AMPAR-GULUK GULUK –
    SUMENEP – MADURA
    JAWA TIMUR
    ANDA SOPAN BELIAU SEGAN
    TERIMA KASIH WASSALAM

    Suka

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s