Arsip Kategori: Feature

Headline, bagi Siapa?

Pada anatomi media masa, headline menjadi wajah yang mencuri minat baca. Ia menjadi godaan paling mujarab untuk “menjerumuskan” para pembaca membeli, dan mengeja sebuah peristiwa, kata demi kata. Mengamini, sambil mengeleng-gelengkan kepala, lalu menjadi bahan bincang di meja-meja warung kopi.

Dari sekian banyak tahapan pemberitaan; menentukan peristiwa, menentukan target orang yang akan diwawancarai, menulis dalam bentuk tulisan, editing, publish. Pembaca akan berperan setelahnya, yakni mengkonsumsi. Pembaca secara umum, langsung, tidak bisa mengintervensi praktek-praktek jurnalistik. Nantinya, pembaca hanya dapat memberi feedback. Lanjutkan membaca Headline, bagi Siapa?

Iklan

Ini Satu-satunya Majalah Anak yang Terbit di Aceh

Membudayakan gerakan literasi dapat dimulai sejak dini. Semakin cepat menumbuhkan minat baca anak berarti telah membawa anak lebih dekat kepada kesuksesannya kelak. Berbicara soal minat baca, di Aceh, masih sangat rendah. Ibarat kata, minat baca di Aceh bak Mie keu’eng, bek an dipajoh, dicukeh han. Namun apakah masyarakat Aceh harus pesimis dengan fakta miris seperti itu? Saya pikir jangan.

Bersikap ogah-ogahan membumbungkan gerakan literasi sama saja dengan mengutuk kegiatan itu sendiri. Jika saat ini saya mengampanyekan gerakan literasi, dan kamu juga mengampanyekan hal yang sama, saya percaya orang-orang yang paling dekat seperti keluarga dan  teman akan “terusik” dan mulai gemar membaca. Lanjutkan membaca Ini Satu-satunya Majalah Anak yang Terbit di Aceh

[DLOG] Senja di Panga Sedikit Lebih Lama

Apa itu DLOG? Baca Selengkapnya (Baca: DLOG Suka Tulis)

Kuda besi berkaki karet asli Amerika itu mengukur jalan Banda Aceh – Meulaboh enam hari lalu, 9 April 2016. Dipunggungnya, 15 sepeda berukuran kecil dan sedang terikat, ketat. Aku mendekam dalam tubuhnya. Hawa dingin menyeruak dari ventilasi AC mobil itu. Di luar sana, matahari menjilati apapun tanpa ampun.

Tabrani Yunis, yang lebih ku anggap sebagai mentor ketimbang bos memutar-mutar setir, sesekali ia tak pandang jalan karena bersahut bincang dengan seorang rekan di samping, Imran. Lanjutkan membaca [DLOG] Senja di Panga Sedikit Lebih Lama

DLOG Suka Tulis

Maka sudah saya putuskan untuk menoreh kata ihwal kegiatan saya setiap harinya. Barangkali kuno, pun barangkali tidak penting soal giat saya setiap harinya dibaca oleh khalayak maya. Namun saya yakin ada hal menarik yang dapat saya bagikan, mengingat hari atau waktu merupakan wadah ribuan kejadian, bahkan mungkin jutaan.

Ada banyak hal terjadi pada 1 hari saja, 24 jam. Setamsil janji beradu ide dengan rekan di warung kopi yang barangkali dapat diperlebar sampai pada khalayak maya. Toh ide yang cemerlang datangnya dari setiap orang, apabila digabungkan, maka akan dahsyat. Lanjutkan membaca DLOG Suka Tulis